Pringsewuupdate.com

Pringsewuupdate.com

Jumat, 11 Oktober 2019

Upstain Wear Produksi Kaos dan Jaket Hoodie dengan Desain Menyala Dalam Gelap

Upstain Wear Produksi Kaos dan Jaket Hoodie dengan Desain Menyala Dalam Gelap



PRINGSEWU - Berbagai produk pakaian merek / brand lokal kini telah tersedia di Lampung, Indonesia khususnya Kabupaten Pringsewu. Selama ini yang terkenal dengan produksi pakaian anak muda atau yang biasa dengan sebutan distro, adalah kota Bandung, Jawa Barat.

Di Pringsewu sudah banyak brand-brand pakaian lokal yang sudah memiliki nama di Provinsi Lampung bahkan kota-kota besar di Indonesia. Dari banyaknya produk ada satu brand lokal di Kabupaten Pringsewu yang berbeda dalam hal produksi dan pemasaran.

Menggunakan fasilitas yang full berbasis teknologi informasi dalam hal pemasaran, serta hasil produksi pakaian yang berbeda dari yang lain yakni desain sablon yang bisa menyala dalam gelap atau biasa disebut dengan glow in the dark.

Merek / brand pakaian tersebut bernama Upstain Wear. Owner Upstain Wear Indra Hermawan dan Rangga Pratama senada mengatakan, ingin berinovasi dalam hal teknologi pemasaran. Bagi kalian yang ingin berbelanja melalui online bisa melalui instagram, twitter, facebook, tokopedia, bukalapak, shopee, dan lazada dengan mengetikkan keyword pencarian "Upstain Wear", atau melalui website resminya di upstainwear.business.site




"Kami tahu bagaimana proses jual beli online itu bekerja, serta bagaimana membaca kebutuhan masyarakat dalam hal fashion." ucap mereka saat dijumpai pringsewuupdate.com di rumah produksinya yang berlokasi di Desa Patoman 3, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Rangga memaparkan, bahwa Upstain Wear tidak hanya berfokus kepada kalangan muda, tetapi semua usia.

"Kami ingin membuat brand pakaian yang bisa digunakan semua kalangan, dan berbeda dari yang lain. Seperti produk Nike, Adidas, Fila, Supreme, dan lainnya." ucapnya.

Berikut adalah salah satu contoh produk Upstain Wear yang desain sablonnya bisa menyala saat keadaan gelap.


Kamis, 10 Oktober 2019

Wisuda Akbar Tahfidz Qur'an dan Pembukaan Santri EXPO 2019 di Kabupaten Pringsewu

Wisuda Akbar Tahfidz Qur'an dan Pembukaan Santri EXPO 2019 di Kabupaten Pringsewu


PRINGSEWU-  Sejumlah Santri yang berasal dari berbagai Pondok Pesantren di Kabupaten Pringsewu mengikuti Wisuda Akbar Tahfidz Qur'an, Kamis (10/10) bertempat di Pendopo Kabupaten Pringsewu.

Para Santri tersebut terdiri dari Santri Putra dan Santri Putri yang di Wisuda oleh Bupati Pringsewu Hi. Sujadi.
acara ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang digelar oleh panitia Peringatan Hari Santri Nasional di kabupaten Pringsewu, yang mana pada kegiatan hari santri pada tahun ini pihak penyelenggara menggelar Wisuda Akbar Tahfidz Qur'an sekaligus merupakan sebagai acara pembuka kegiatan "SANTRI EXPO"  di Kabupaten Pringsewu yang kedua kalinya.

Pembukaan Santri Expo ini secara resmi dibuka langsung oleh Bupati, yang tampak didampingi oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pringsewu, beserta perwakilan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pringsewu, Kementerian Agama Wilayah Kabupaten Pringsewu, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Pringsewu, Para Ulama dan Kiyai beserta berbagai unsur lainnya yang turut hadir dalam acara ini.

Didalam sambutannya, Hi Sujadi menyampaikan bahwa Santri merupakan generasi penerus  Para Ulama dan Kiyai, yang mana kita ketahui bersama bahwa para Ulama dan para Kiyai merupakan salah satu unsur yang sangat berperan besar terhadap perjuangan dalam merebut Kemerdekaan Republik Indonesia ini serta unsur yang sangat berpengaruh besar terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
untuk itu, seorang santri berkewajiban menanamkan jiwa PANCASILA serta mengamalkannya sebagaimana Para Ulama dan Kiyai pendahulu kita, yang rela mengorbankan jiwa dan raganya demi membela Negara kita dan demi tegaknya Pancasila.

Sementara itu, terkait penyelenggaraan kegiatan Santri Expo ini, Bupati Pringsewu Hi Sujadi berharap dengan diselenggarakan kegiatan tahunan ini bisa mampu meningkatkan jiwa Enterpreneur para santri itu sendiri, sehingga kedepannya para santri mampu menjadi seseorang yang mandiri sekaligus sebagai penggerak perekonomian masyarakat hususnya masyarakat yang ada di kabupaten Pringsewu.(pu/ny/ind)

Minggu, 06 Oktober 2019

Launching TV PRINGSEWU-Chanel dan Grand Opening Nasi Uduk Legendaris Pringsewu

Launching TV PRINGSEWU-Chanel dan Grand Opening Nasi Uduk Legendaris Pringsewu


PRINGSEWUTVP-Chanel atau siaran streaming online telivisi Pringsewu secara resmi di launching oleh Dr. Hi. FAUZI.,S.E., M.Kom (Wakil Bupati Pringsewu) bersama dengan Grand Opening Nasi Uduk Legendaris Pringsewu, Sabtu (5/10)  bertempat di halaman Studio TVP Chanel Jl. K.H GHOLIB Raya Pringsewu Utara.

Dalam acara tersebut, Wakil Bupati Pringsewu yang didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Usaha Menangah Kecil dan Mikro Kabupaten Pringsewu Drs. Masykur Hasan, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu Drs, Hi. Samsir kasim, M.Pdi beserta Sekretarisnya Suchaeri Sibarani, S.Pdi.,M.I.P, Camat Pringsewu Drs Nang Abidin Hasan dan unsur lain yang turut hadir pada acara tersebut adalah Ketua MUI Kabupaten Pringsewu K.H Hambali, Direktur TVP Chanel Ari Setiawan, Owner Nasi Uduk Legendaris Nuri Prayogi dan Direktur TV Kabel Pringsewu Luky Kristian.

didalam sambutannya, Wakil Bupati Pringsewu menyampaikan Selamat atas berdirinya TVP Chanel. yang mana dengan adanya TVP Chanel ini mudah-mudahan bisa membantu Pemerintah Daerah Pringsewu dalam mendongkrak berbagai potensi daerah hususnya bidang pariwisata yang ada di Kabupaten Pringsewu ini. sehingga wisata yang ada di Kabupaten Pringsewu lebih dikenal luas oleh seluruh Nusantara bahkan bisa di kenal sampai manca negara.

dan Wakil Bupati Pringsewu juga menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Komunitas IT Pringsewu (KomIT) yang telah berkretaif ikut berperan serta dalam upaya memajukan Kabupaten Pringsewu.

Sementara itu Ari Setiawan selaku Direktur TVP Chanel menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu yang telah menerima dan menyambut dengan baik akan keberadaannya TVP Chanel ini, dan Komunitas IT melalui TVP Chanel ini berkomitmen untuk terus berupaya membantu Para UMKM yang ada di Kabupaten Pringsewu dengan cara memperkenalkan kepada Publik dalam bidang pariwisata , Produk/jasa dan potensi daerah lainya. (pu/ny/ind)

Rabu, 02 Oktober 2019

Membatik Kain Sepanjang 100 Meter dalam Rangka Memperingati Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2019

Membatik Kain Sepanjang 100 Meter dalam Rangka Memperingati Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2019


PRINGSEWU - Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu memperingati Hari Batik Nasional yang mana Batik Indonesia secara resmi merupakan telah di akui oleh UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia. Rabu (2/10) , Rest Area Pringsewu.

Dalam peringatan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pringsewu mengisi kegiatan dengan membatik kain sepanjang 100 meter yang melibatkan langsung Bupati, Wakil Bupati  beserta Forkopimda  Kabupaten Pringsewu, para Kepala OPD Kabupaten Pringsewu, Anggota DPRD Pringsewu dan sejumlah kalangan lainnya yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Yang menjadi daya tarik perhatian nampak perwakilan dari mancanegara yang berasal dari Negara Jepang yang turut berpartisipasi dalam kegiatan membatik kain sepanjang 100 meter yang di gelar oleh Pemerintah setempat.

Sementara itu di acara yang sama, nampak sejumlah para pelajar berasal dari  pelajar Pringsewu turut serta berpartisipasi di kegiatan ini dengan membatik di atas caping yang berjumlah 100 buah caping.

Kemudian disela-sela acara ini juga para peserta yang hadir di acara tersebut bersama-sama mendeklarasikan gerakan giat penggunaan Tumbler (Botol minum) atau menggunakan bahan yang ramah lingkungan untuk mengurangi sampah pelastik sekali pakai sehingga diharapkan bisa terwujudnya lingkungan yang Sehat dan bersih dari sampah pelastik khususnya di Kabupaten Pringsewu.

Dengan mengurangi pemakaian pelastik sekali pakai tentunya merupakan salah satu bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. (pu/ny/ind)
Berobat di RSUD Pringsewu Kini Bisa Daftar Secara Online dan Mandiri

Berobat di RSUD Pringsewu Kini Bisa Daftar Secara Online dan Mandiri

Bupati Pringsewu Hi. Sujadi Meresmikan 5 Fasilitas Baru RSUD Pringsewu | FOTO : Ind / Pringsewuupdate.com

PRINGSEWU - RSUD Pringsewu merupakan fasilitas pelayanan kesehatan milik Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Dengan berkembangnya teknologi informasi, RSUD Pringsewu terus melakukan pengembangan dan pembaharuan pada fasilitas-fasilitasnya sistem IT-nya, khususnya untuk mengurai antrian pasien.

Pada hari ini, Rabu 2 Oktober 2019 bertepatan dengan Hari Batik Nasional, RSUD Pringsewu meresmikan lima fasilitas baru, yakni Pendaftaran Online, Anjungan Pendaftaran Mandiri, Klinik Geriatri, Pendaftaran Prioritas, dan TBRO.

Bupati Pringsewu Hi. Sujadi meresmikan secara langsung fasilitas-fasilitas ini. Sebelum acara launching dimulai, diadakan terlebih dahulu apel yang diikuti oleh staf, jajaran manajemen RSUD Pringsewu, Dinas Kesehatan, dan Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap di Pringsewu, bertempat di Halaman RSUD Pringsewu.

Dalam sambutannya, Hi. Sujadi berharap dengan diresmikannya lima fasilitas baru ini, bisa menambah kualitas pelayanan yang ada di RSUD Pringsewu dan berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan pasien.

Berdasarkan data yang dihimpun pringsewuupdate.com, calon pasien dapat mendaftarkan diri melalui fasilitas online dengan mengunjungi link rsudpringsewu.com/webapps/pendaftaran, syarat utamanya adalah calon pasien sudah pernah berobat dan memiliki nomor rekam medis serta nomor KTP.
Syarat yang sama juga berlaku kepada pasien yang ingin mendaftarkan diri melalui anjungan mandiri yang tersedia di gedung utama RSUD Pringsewu.

Atau untuk mengetahui lebih lengkapnya, calon pasien dapat mengakses website resmi miliki RSUD Pringsewu pada alamat rsud.pringsewukab.go.id. Berbagai menu fasilitas dapat dilihat di website ini, dan telah terintegrasi dengan pendaftaran online. (pu/ind)

Selasa, 01 Oktober 2019

Hari Kesaktian PANCASILA Sebagai Pengingat dalam Mempertahankan Ideologi Bangsa

Hari Kesaktian PANCASILA Sebagai Pengingat dalam Mempertahankan Ideologi Bangsa


PRINGSEWU - Tercatat dalam sejarah, setelah 20 tahun Rakyat Indonesia merasakan Kemerdekaan, namun ternyata Kemerdekaan itu tidaklah terlepas dari berbagi macam rong-rongan dan berbagai bentuk cobaan yang harus dihadapi oleh bangsa ini.

Salah satu kejadian yang sangat memilukan hati rakyat indonesia ialah ketika terjadinya sebuah gerakan yang dinamakan Gerakan 30 September atau yang lebih dikenal sebagai G 30 S-PKI pada tahun 1965.
Peristiwa ini merupakan suatu peristiwa kelam yang harus dialami oleh bangsa Indonesia, dimana pada persitiwa tersebut merupakan sebuah upaya KUDETA yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia terhadap pemerintahan yang sah yang ingin mengganti ideologi PANCASILA  serta merubah paham Nasionalisme  menjadikannya sebagai paham Komunisme.

Gerakan 30 S-PKI  ini melancarkan aksinya dengan cara yang keji dan tidak berprikemanusiaan yang diawali dengan tindakan penculikan dan pembunuhan terhadap Perwira Tinggi Angkatan Darat yang merupakan sebagai Sasaran utama dalam upaya melumpuhkan serta memecah kekuatan pemerintah kala itu.
Aksi penculikan dan pembunuhan yang dilancarkan oleh gerombolan PKI tersebut  dilakukan dengan alih-alih pencegahan terhadap upaya Gerakan Dewan Jenderal yang akan menggulingkan pemerintahan kala itu, sehingga dengan dalih yang dihembuskan tersebut rakyat indonesia mendukung upaya yang telah mereka lakukan sehingga tujuan mereka bisa terwujud dan berhasil mengubah pemerintahan yang sah menjadi Dewan Revolusi.

Para perwira tinggi Angkatan Darat yang menjadi sasaran utama dalam melumpuhkan kekuatan pemerintahan yang sah antara lain :

  • Letnan Jenderal TNI. AHMAD YANI, yang kala itu berkedudukan sebagai Menteri, Panglima Angkatan Darat dan Kepala Staf Komando Operasi tetinggi.
  • Mayor Jenderal TNI. RADEN SUPRAPTO. yang berkedudukan sebagai Deputi II Menteri, Panglima Angkatan Darat bidang Administrasi.
  • Mayor Jenderal TNI. MAS TIRTODARMO HARYONO. jabatan sebagai Deputi III Menteri, Panglima Angkatan Darat bidang Perencanaan dan Pembinaan.
  • Mayor Jenderal TNI. SISWONDO PARMAN. jabatan sebagai Asisten I Menteri, Panglima Angkatan Darat bidang Intelijen.
  • Brigadir Jenderal TNI. DONALD ISAAC PANJAITAN. jabatan Asiten IV Menteri, Panglima Angkatan Darat bidang Logistik.
  • Brigadir Jenderal TNI. SUTOYO SISWOMIHARJO. jabatan Inspektur Kehakiman, Oditur Jenderal Angkatan Darat. 
serta korban yang menjadi salah sasaran

  • Letnan Satu CZI PIERRE ANDREAS TENDEAN. yamg merupakan ajudan Jenderal TNI ABDUL HARRIS NASUTION.
Jenderal TNI A.H NASUTION merupakan menjadi salah satu target utama dalam aksi penculikan yang dilakukan oleh Gerakan 30 S-PKI namun beliau berhasil lolos saat aksi penculikan tersebut, sehingga Nasution menjadi satu-satunya perwira tinggi yang berhasil selamat.

dengan kejadian ini bangsa Indonesia harus kehilangan putra terbaik bangsa akibat pitnah yang di lakukan oleh PKI yang berujung penculikan dan pembunuhan yang dilakukan oleh Gerakan  30 September 1965.

Semoga dengan sejarah kelam ini, bangsa Indonesia akan terus waspada  dalam segala bentuk upaya yang timbul dari dalam  maupun dari luar negeri  yang bertujuan mengganggu kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (pu.ny/ind)

Minggu, 29 September 2019

Bijaklah Dalam Menggunakan Sosial Media, Waspada Jeratan UU ITE

Bijaklah Dalam Menggunakan Sosial Media, Waspada Jeratan UU ITE

Ilustrasi

PRINGSEWU - Tulisan ini bukanlah sebuah ancaman untuk pembaca, tapi adalah himbauan bahwa di negara Indonesia kita ini, kini memiliki UU ITE yang bisa menjerat pihak-pihak yang ikut menyebarluaskan, serta memproduksi konten yang informasinya masih belum terkonfirmasi atau informasi sepihak, bahkan informasi hoax (informasi bohong).

Pihak Kepolisian kini telah memiliki dasar hukum (UU ITE) untuk bisa langsung menjerat seseorang jika terdapat laporan terkait pengupload atau penyebarluas konten yang terbukti melakukan hal-hal yang melanggar. Jadi, sebagai pengguna sosial media kita kini harus lebih hati-hati, teliti, dan waspada untuk mengupload suatu konten informasi di sosial media pribadi milik kita.

Sebuah informasi yang mudah viral, biasanya adalah konten informasi yang menguras emosi kita sebagai manusia yang memiliki jiwa emosi. Tapi, di era teknologi informasi seperti sekarang ini, kita harus bisa menahan atau lebih sabar terhadap emosi kita sendiri, salah-salah kita bisa masuk ke dalam lembaga pemasyarakatan.

Selain itu, informasi sepihak yang disebarluaskan seseorang juga bisa memiliki dampak buruk yang berkaitan dengan UU ITE. Pasalnya, jika orang yang disebarluaskan tersebut tidak terima dan kemudian melaporkan konten tersebut ke pihak kepolisian, pihak pengupload pertama dan orang-orang yang ikut menyebarluaskan konten tersebut bisa dijerat UU ITE.

Bahkan, selain pengupload, atau penyebarluas konten, orang-orang yang ikut berkomentar berupa hujatan-hujatan, serta pencemaran nama baik pada konten viral tersebut juga bisa terjerat UU ITE.

Jangan ikut memviralkan sesuatu yang sudah viral tapi kita sendiri tidak tahu kondisi situasi mendalam terkait viralnya suatu konten tersebut.

Kesimpulannya, mari kita lebih bijak lagi dalam menggunakan sosial media pribadi kita. Pergunakanlah sosial media kita untuk menyebarluaskan hal-hal yang jauh lebih bermanfaat serta tidak merugikan orang lain. (pu/ind)

Sabtu, 28 September 2019

Suasana Sangat Kondusif, Kabupaten Pringsewu Berkembang Pesat

Suasana Sangat Kondusif, Kabupaten Pringsewu Berkembang Pesat

Suasana Pringsewu Kota Malam Hari | FOTO : Ind / Pringsewuupdate.com


PRINGSEWU - Suatu daerah yang kondusif akan menjadikan daerah tersebut maju dengan sendirinya. Apalagi jika memiliki kultur masyarakat yang ramah dan welcome dengan para pendatang, dijamin daerah tersebut akan menjadi tujuan untuk membangun usaha, bersekolah, dan mengembangkan karir.

Kabupaten Pringsewu merupakan salah satu wilayah Kabupaten yang terkenal sangat kondusif, hal tersebut dikarenakan banyak faktor mulai dari kultur masyarakat yang ramah dan welcome dengan siapapun, pemerintah yang bisa merangkul berbagai elemen-elemen kelompok masyarakat, serta keinginan masyarakat Pringsewu itu sendiri untuk menjadi masyarakat yang maju dan modern.

Hal tersebut sudah dibuktikan dengan telah didirikannya berbagai sektor pariwisata yang dibangun berdasarkan inisiatif masyarakat itu sendiri, berkolaborasi dengan pemerintah daerah setempat.

Pringsewu terkenal sebagai Kabupaten yang memiliki perputaran uang yang besar, masyarakat yang memiliki daya beli tinggi, membuat kabupaten ini menjadi wilayah ke 3 dengan perputaran uang terbesar setelah Kota Bandarlampung, dan Kota Metro.

Sektor Jasa dan Perniagaan memiliki andil besar terhadap kemajuan daerah lumbung padi di Lampung ini. Jadi, kita sebagai masyarakat Pringsewu harus bangga dengan kemajuan-kemajuan yang telah ada hingga saat ini.

Perlu diketahui, bahwa jika suatu wilayah sudah tidak kondusif keadaannya maka akan sulit berkembang. Seseorang akan berfikir ulang untuk membangun sebuah usaha disuatu daerah yang tidak kondusif tersebut. Maka, kondusifitas wilayah adalah hal utama yang perlu diwujudkan untuk bisa menggapai kemajuan dalam usaha, dan daerah.

Mari, kita galakkan membangun usaha sendiri, mari kita galakkan untuk maju dengan karya kita sendiri, tentunya dengan tekat berdaya saing terhadap produk-produk dan karya-karya nasional, serta Internasional. (pu/ind)